Minggu, 24 Mei 2015

Vulgar katanya

di lorong itu
kita bertemu
lalu kau urai rindu
bukan milikmu
tapi tentang sahabatmu
di depan aula kita berjumpa
lalu kau bercerita
tentang rasa
tentang bahagia
tapi bukan yang kau punya
di pinggir jalan Bara
sempat kau minta
tuk aku temui dia
mana ku bisa
karena yang ada di dada
bukan untuknya
di rumahku
kau datang mengantar sahabatmu
entah apa maksudmu
dan kupanggil bapakku
yang kusebut adalah namamu
dan tetiba wajahu bersemu
rasa marah berkecamuk
maafkan aku
maafkan aku
tak ada yang tahu
hatiku
hatimu
Beuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhh

Di Ujung Jalan

Akhirnya
aku memikirkanmu
setelah sekian jauh perjalanan
menjauh darimu

akhirnya
aku pun merindukanmu
bukan pada dirimu
tapi pada kenangan tentangmu

akhirnya
aku memutuskan untuk meninggalkanmu
meninggalkan masa lalu
meninggalkan kenangan akan mu

A Backpack of My Past

A Backpack of My Past

Perlahan
aku akan keluarkan dan ku selesaikan
apa yang tertunda
segala yang menjadi beban
dari ransel masa laluku
menegakan diri
berdamai dengan ego
untuk mengakui sebagai bagian yang salah
menemui orang per orang
untuk menjelaskan dan meminta maaf
walaupun, untuk itu
kemudian aku ditinggalkan dan dibuang
walaupun untuk itu
akan ada air mata yang luruh berderai
ikhlas jika tak dimaafkan
belajar menghapus
sebuah cerita kesejatian cinta yang terbawa maut
agar tak menjadi torehan tajam
tiap kali mengingatnya
mulai menghapusi
sebagian impian dan harapan
dan bersahabat dengan kenyataan
Kepada para sahabat yang pernah aku lukai
mohon berkenan memaafkan
atas segala laku dan kata dariku
walaupun ku tahu
Lukanya akan tetap ada bagimu
— listening to Jar of Hearts.

Minggu, 26 April 2015

Kumpulan


14 April 2015
Segala kata tak sanggup lagi terangkai
seperti ngilu yang membeku
aku hanya ingin bersandar
dan mengadu
 — feeling Pilu.

15 April 2015
Seandainya
hanya seandainya
bisa kutitipkan pada langit
gemuruh
air mata
resah hati
apakah
gemuruh kan jadi guntur
airmata sebagai hujan
resah hati menjelma badai
seandainya
hanya seandainya
— feeling Sakit kepala.

Minggu, 02 November 2014

A Note for A Special One

Dearest one
sorry
i cant text or send you message
i just hold my self
i have to think about all people who love you and i
i dont want to hurt them with their misunderstanding to our unique relationships
Im so happy and gratefull when i knew that you already perform hajj and umrah
i dint hope you pray for me but pray for all muslims
Be happy always my dear ones
I took you in my pray especially for your kindness and kids
May Allah bless and protect you and your family
please
dont ever call me
if you need to share, just text me

Post on Facebook Okt 31

Izinkan aku
menghentikan langkah barang sejenak
bersandar pada bahu sepimu
mengobati luka yang selalu berdarah
dengan istighfar dan dzikir
Izinkanlah aku
sekadar memejam mata
tuk meredakan perih
dengan mimpi indah
dan janji bagi yang ikhlas
semoga aku kuat
melanjutan langkah yang kian terseok
Kuatkan lah
Kuatkan lah
— feeling tired.

Senin, 23 September 2013

Senin, 15 April 2013

SURAT KEPADA KAWAN 5

Dear Sahabat
Dan sungguh aku takut
Aku terlena kata-kata
Aku terlarut dalam huruf
Aku terbuai dalam kalimat
Sementara
Baginya aku hanya rangkaian huruf
Baginya aku hanya sekedar kata-kata
Dan baginya aku hanya permainan kalimat

Dan sungguh aku takut hancur berkeping-keping<>
Bagai gelas terjatuh dari langit nan tinggi
Hancur dan tak dapat menyatu lagi
Remuk dan hanya menjadi serpihan

Dan sungguh jangan pernah bertanya mengapa
Karena bilapun memaksa aku tak mampu bercerita
Karena bilapun kucoba aku tak mampu
Mengurai apa dan mengapa
Aku tak mampu menganalisa pun menalar jiwa

Dan sungguh aku takut
Aku sekedar kata-kata
Aku sekedar gugusan huruf-huruf
Mengeja nama
Mengurai cerita
Aku sekedar jajaran kalimat
Sekedar bahan bercanda
Sekedar pengisi waktu

IZINKANLAH AKU MENYIMPAN KENANGAN ITU

Sayang,
Izinkan aku menyimpan semua kenangan itu
Dan semua yang pernah engkau berikan
Dalam sebuah kotak indah

Sayang
Izinkan aku meletakan kotak itu
Dalam kamar indah berwarna biru
Warna yang selalu menghiasi hatiku

Sayang
Izinkan aku mematikan lampu
Sehingga tak lagi dapat kupandang keindahan warna biru
Dan
Izinkanlah aku menutup pintu
Hingga tak akan lagi aku dapat memasuki tempat itu

Sayang,
Semoga aku
Tak pernah ingin kembali memasuki kamar indah itu

Another Story 3

Semalam, saat saya baru membuka Mentari Bandungku, sebuah sms masuk "Sudah bobo ya, Dek...?"...sebuah pesan pendek yang dikirim oleh YS. jam 00.29, kemarin malam.
Aku coba membalas sms yang terlambat ku baca 20 jam itu...Aku khawatir ada yang terjadi samapi dia menyapaku ditengah malam begitu..dan beberapa kali kami bertukar sapa..sampai semakin aku tahu mengenai masalah yang menghimpitnya. Sedihnya hatiku..

Kemudian siang ini ku coba untuk menyapanya. Semula ku dengar suara ragu menjawab. Dan akhirnya kami terlibat pembicaraan seru..seperti waktu tak pernah memisahkan kami sebelumnya.

Yang bikin aku surprise saat dia bilang " kamu bikin aku bisa ketawa lagi, Dek...Sumpah, aku ga becanda. persoalan ku itu dah bikin aku ga bisa tersenyum selama tiga bulan belakangan ini. Sapaan kamu bikin aku bisa ketawa sampe nangis. Kamu masih aja bikin aku gemes. Kalau kamu deket, aku cubit pipi kamu sampai biru"...

Terimakasih Ya Allah, aku masih diberi kesempatan untuk membuat seseorang bahagia hari ini...membuat seseorang sejenak melupakan duka yang menghimpit hatinya..Alhamdulillah
sampai diakhir pembicaraan dia menutup "Terimakasih Dek..terimakasih. Terimakasih dah bikin saya lebih lega dan bisa tertawa. Aku tuh selalu kangen sama kamu"..


Gubraks... Please, jangan kangen sama saya... lupakan semua yang pernah kamu rasakan di masa lalu.. saya bukan lagi Dek Dee yang kamu kenal dulu..