Beribu hari telah berlalu dari hari itu
Tapi mengapa nyeri itu masih saja sama sakitnya
Beribu hari telah berlalu dari hari itu
Tapi mengapa kenangan itu masih saja selalu sama kuatnya
Beribu hari telah berlalu dari hari itu
Tapi mengapa rindu itu masih selalu ada
Beribu hari telah berlalu dari hari itu
Tangis itu masih saja menyesak dada
Beribu hari telah berlalu dari hari itu
Masih saja kuharap memandangmu dari balik jendela
Beribu hari telah berlalu dari hari itu
Masih saja berharap esok kan jumpa
Menatap mata teduhnya
Tertawa dalam candanya
Berlindung dalam bijaknya
Betapa aku rindu pada sapanya
........................................................
........................................................
.........................................................
(Dedicated for Mbak Julia,
Engkau pernah merasakan betapa beratnya kehilangan sahabat dalam hidupmu,
Engkaupun mungkin bisa merasakan yang kini saya rasakan,
betapa rasa getir itu masih selalu ada
meskipun waktu telah berlalu lama,
apalagi pada saat ada yang kembali membuka luka,
tapi kita sama tahu,
Sahabat kita akan selalu punya tempat istimewa
dalam hati kita, selamanya
meski waktu terus berjalan beribu hari..)
Selasa, 06 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar