akhirnya,
semua yang tlah ku bangun
dengan segla letih, duka dan air mata
dengan segala luka dan pengorbanan
di atas serpihan hati nan remuk redam
tiba di suatu ujung jua
kehancuran yang tak dapat tertolakan lagi
tertelan emosi dan amarah amat besar
hingga ku tak mampu lagi membangun sebuah jiwa baru
di atas reruntuhannya
dan tak lebih dari terpuruk di pojokan
yang kian lama kian kusam dan berdebu
duh,
segalanya telah patah,
semangat dan perjuangan,
tlah sampai dimasa
aku tak mampu lagi tegak dan menatap
air mata ini tlah bercampur darah
mungkin tak ada lagi alasan untuk dapat bertahan
segalanya tlah tiba di akhir masa bagiku
Selasa, 06 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

2 komentar:
Wahhhh puisi ini.. i dedicated bwat si mr D dehhh.. mantan saya yang playboy tapi tidak merasa playboy hmm...
ha ha ha,
playboy yang tidak merasa play boy?
banyak di dunia ini yang seperti ini..
Posting Komentar