Selasa, 06 Mei 2008

DUH

Duh,
Betapa berat melanjutkan langkah ini
Betapa ingin hati untuk selalu kembali
Seakan kau selalu memanggilku
Ketempat kita biasa bertemu

Duh,
Betapa terseok aku dalam menjejak kaki
Begitu sulit untuk tidak berpaling lagi
Untuk melihatmu yang menggapaiku pulang
Untuk menolak sebuah kehangatan yang hilang

Duh,
Betapa aku bagai berjalan dalam duri
Melangkah tertatih dengan merasakan segala nyeri
Menahan luka berdarah dalam hati
Dan mencoba tak peduli

Semoga
Segala luka kan berganti tawa
Segala nyeri menjadi pelangi

Semoga
Suatu saat kau mampu mengerti

(bukankah MENCINTA adalah
seharusnya bagaimana mengerti
bukan hanya sekedar bagaimana mendengar

dan
bukankah MENCINTA adalah
bagaimana kita mampu bertahan
bukan bagaimana kita melepaskan?

dan
bukankah MENCINTA adalah
bagaimana membiarkannya bertumbuh dengan waktu

bukan bagaimana melindunginya sampai dia mati)

Tidak ada komentar: