Melewati jalan panjang melaluimu,
Dibawah hujan yang tak henti turun,
Seperti membukakan luka lama yang tak pernah sempurna mengatup
Dan menggoreskan lagi sebuah luka baru
Yang kembali mengalirkan darah haru
Melewati jalan panjangmu,
Ku ingin menutup mataku
Biar tak ada lagi air mata mengalir
Mengenangmu dalam hati
Membiarkan kepedihan itu menggenang hangat dalam hati
Tapi berkali supirku bertanya tenang tempat dan jalur
Juga bertanya tentang mataku yang basah
Dirimu tlah jauh berubah, Tajur
Dari terakhir aku melaluimu
Tapi luka itu masih tetap sama
Luka kecewa karena tak menemuinya
Di hujan November ini
Kembali aku melewatimu
Memunguti segenap kenangan yang tercecer
Tentang dia
Menggenapi setangkup doa
Untuk dia
Sepertinya aku harus sungguh-sungguh rela
Melepasmu
Selamat Jalan
Sahabat Sejatiku
Selasa, 06 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar