Selasa, 06 Mei 2008

Tajur, Di Bawah Hujan November

Melewati jalan panjang melaluimu,
Dibawah hujan yang tak henti turun,
Seperti membukakan luka lama yang tak pernah sempurna mengatup
Dan menggoreskan lagi sebuah luka baru
Yang kembali mengalirkan darah haru

Melewati jalan panjangmu,
Ku ingin menutup mataku
Biar tak ada lagi air mata mengalir
Mengenangmu dalam hati
Membiarkan kepedihan itu menggenang hangat dalam hati

Tapi berkali supirku bertanya tenang tempat dan jalur
Juga bertanya tentang mataku yang basah

Dirimu tlah jauh berubah, Tajur
Dari terakhir aku melaluimu
Tapi luka itu masih tetap sama
Luka kecewa karena tak menemuinya

Di hujan November ini
Kembali aku melewatimu
Memunguti segenap kenangan yang tercecer
Tentang dia
Menggenapi setangkup doa
Untuk dia

Sepertinya aku harus sungguh-sungguh rela
Melepasmu
Selamat Jalan
Sahabat Sejatiku

Tidak ada komentar: