Air jernih
Yang mengalir dalam sungai rindu
Bermuara pada danau kristal kalbu
Yang perlahan membeku
kristal rasa yang tepi-tepinya mengiris nyeri
Yang ujung-ujungnya menghujam sendu
Yang setiap bagiannya menancapkan ragu
Dan ketika percaya bagai terhempas, hancur berkeping,
sebagian menjadi debu
sebagian menjadi bisu
Tapi tak mampu memusnahkan rindu
dan waktupun terus berlari
bersama dirimu
membawa dustamu
terselimut dalam segala lembutmu
dan detikpun tak pernah henti
membawamu
pergi dariku
Rabu, 04 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar