Senin, 09 Juni 2008

RANDU-RANDU IPB

(for my old friend Lis)

randu-randu itu masih tegak disana
ditengah Taman Koleksi
tempat kita belajar

buah randu itu mulai merekah Lis
seperti dulu
masa yang begitu jauh
masa yang sudah kita tinggalkan

ingatkah kau Lis
Saat mereka mulai merekah
dan sunyi menyergap seputar kampus
serat seratnya terbang melayang
hinggap di setiap penjuru
jatuh di lembar-lembar diktat mu
menempel di kerudungku

Ingatakah kau pada masa itu Lis?
tawa senda diantara serat-serat kapuk
yang seperti salju

kapuk itu terbang jauh
seperti masa itu yang semakin jauh

5 komentar:

Apr mengatakan...

Kuliah di IPB ya mbak?

Unknown mengatakan...

terharu membacanya...
bagus benar karya yang ini...

salam...ekohm

melloworld mengatakan...

Yup, Alhamdulillah saya pernah kuliah di IPB.
Terimakasih untuk semua yang sudah berkenan mampir.
Kritik dan saran ditunggu.

Fahmi R. Kubra mengatakan...

Sahabat tersayang...
Randu-randu itu sekarang sudah banyak yg tumbang. Ada lagi yg sengaja ditebang. Karena tidak lagi dianggap elok dipandang. Apalagi untuk disayang-sayang. Ditambah kebijakan petinggi IPB yang rada sumbang. Semua kenangan dari Ekalokasari hingga Baranangsiang, semua sudah bakal dilelang. Sekarang, sejauh mata memandang... apalagi ya? terusin aja sendiri... dikau kan lebih jago... he he he...

melloworld mengatakan...

Mas, tiap kali aku menatap randu
selalu terasa sendu
betapa hati ini merindu
pada bayang-bayang masa lalu
dimana kita kita bertemu

Mas,
mungkin pohon-pohon itu telah tumbang
atau telah ditebang,
dan semua hanya kita kenang
dalam sebuah tembang
yang kian sumbang