sungguh sulit mengerti hatimu
semula begitu manis
dengan segala kata meluluhkan hati
sejenak
amarah datang tanpa sebab
bergemuruh dalam guntur dan badai yang dasyat
bagai topan yang seakan menghancurkan segalanya
aku terluka sungguh
dengan segala kata yang terucap
meski aku berusaha diam
meski aku berusaha untuk mengalah
tak membuatmu mereda
maka ketika kuputuskan untuk pergi
dan menyudahi semua cerita
mengapa kau datang berlari
dan memohon ku dengan berlutut
untuk kembali
sungguh aku lelah
dengan permainan seperti layang-layang ini
kadang kau biarkan aku melayang tinggi
kadang kau tarik keras
dan kau hempaskan aku ke tanah
dan membiarkanku terobek dan berdarah...
akukah yang tak pernah mampu mengerti
ataukah cinta memang harus selalu menjadi luka?
Senin, 24 November 2008
HUJAN DI NOVEMBER
hujan yang tak pernah henti
di bulan November ini
seperti air mata
yang tak henti mengalir
ketika cinta menemukan benturan
dan cinta menghadapi keraguan
meski diri tlah lelah membuat pembuktian
tetap saja cinta membawa air mata
hujan di bulan November
selalu membawa kenangan
akan kelabu duka yang tersisa
mengapa cinta
selalu membawa luka
di bulan November ini
seperti air mata
yang tak henti mengalir
ketika cinta menemukan benturan
dan cinta menghadapi keraguan
meski diri tlah lelah membuat pembuktian
tetap saja cinta membawa air mata
hujan di bulan November
selalu membawa kenangan
akan kelabu duka yang tersisa
mengapa cinta
selalu membawa luka
Langganan:
Postingan (Atom)
