ketika
waktu seperti kembali berjalan ke masa lalu
meski berjuta perubahan tlah banyak terjadi
tapi lintas-lintas kenangan
terasa masih begitu segar
kadang begitu tajam menghujam
begitu sakit menghimpit
begitu seam mencekam
atau bahkan menghadirkan sesungging senyum
dan
perjalanan panjang itu
menghantar kesebuah titik kesadaran
bahwa tak pernah dapat diduga
nasib akan membawa diri kita
melampaui masa-masa
ada yang datang ada yang pergi
ada senyum
ada air mata
ada tawa dalam duka
ada luka dalam suka
tak ada yang tak berubah
kecuali perubahan itu
Kamis, 19 Maret 2009
Inikah Saatnya?
Ketika gemuruh itu
Menghentakan aku dari lamunan panjang
Kenyataan menghempasku pada kegamangan
Semua tlah luluh lantak
Dan mimpi hancur berkeping-keping
Dalam serpihan-serpihan tak berbentuk
Ketika gelegar itu memecah rasa
Dalam terhuyung ku coba mengangkat wajah
Begitu pedih segenap luka di sekujur tubuh
Dan darah bagai tak henti menetes dari luka-luka itu
Dan aku tak mampu lagi hentakan langkah
Betapa berat beban yang menghimpit
Segenap kenangan berlarian dalam bayangan mata
Dalam gelap pelupuk yang semakin berat kubuka
Dan dingin yang perlahan merayapi tubuh
Perlahan membekukan diri
Allah Rabbku,Inikah saat Engkau memanggilku pulang?
Menghentakan aku dari lamunan panjang
Kenyataan menghempasku pada kegamangan
Semua tlah luluh lantak
Dan mimpi hancur berkeping-keping
Dalam serpihan-serpihan tak berbentuk
Ketika gelegar itu memecah rasa
Dalam terhuyung ku coba mengangkat wajah
Begitu pedih segenap luka di sekujur tubuh
Dan darah bagai tak henti menetes dari luka-luka itu
Dan aku tak mampu lagi hentakan langkah
Betapa berat beban yang menghimpit
Segenap kenangan berlarian dalam bayangan mata
Dalam gelap pelupuk yang semakin berat kubuka
Dan dingin yang perlahan merayapi tubuh
Perlahan membekukan diri
Allah Rabbku,Inikah saat Engkau memanggilku pulang?
Langganan:
Postingan (Atom)
